Sewaktu Menikah Muda Mereka Ditertawakan, Sekarang….

Posted on 61 views
ilustrasi

Dunia bisa terbalik  “Eh kok bisa?. Ah, itu sinetron kali, hehehe..

Gak kok, yang saya maksud bukan bumi atau alam semesta ini yang terbalik, tapi kehidupan manusianya bisa berubah-ubah. Saya sudah banyak melihat orang yang dahulunya kaya, banyak harta dan punya aset dimana-mana, namun di masa tuanya miskin dan harus bayar hutang dimana-mana, akibat berbagai penyakit berbahaya yang diderita, ditinggal keluarga dan lainnya. Namun ada juga, di masa mudanya hidup dalam taraf kurang mampu, dan selalu dikucilkan, namun menjadi orang yang sukses di masa depannya.

Seperti kisah hidup teman saya sesama kuliah dulu. Mereka memutuskan untuk menikah di saat masih duduk pada semester akhir. Sudah terbayang bagaimana anggapan orang lain terhadap mereka, terutama teman-teman satu kampusnya.

Beberapa kata-kata yang muncul seperti ini: “Lagi nyusun skripsi dan tugas akhir kok nikah, ntar gak kelar-kelar loh kuliahnya”.

“Nikah itu setelah dapat kerja, bukan sewaktu kuliah. Ntar mau kasih makan apa anaknya?.”
Dan banyak lagi perkataan yang tidak disenangi oleh telinga. Namun mereka hanya menjawab “Allah itu sudah kasih rezeki untuk hambanya. Selama kita berusaha pasti ada jalan”.

Ternyata anggapan para teman-temannya tersebut memang kejadian di akhir perkuliahan. Mereka harus menunda tamat dari kampus karena suami nyambi kerja untuk hidupi keluarga, sedangkan istri melahirkan dan merawat anak.

Ketika teman-temannya sudah bekerja sebagai karyawan dan pegawai negeri, mereka baru diwisuda bersama adek-adek tingkat tiga tahun dibawahnya.

Diwisuda tidak serta merta menyelesaikan masalah hidup. Suami harus terus bekerja sama orang lain, nyambi melakukan promosi desain arsitek karena dulunya ia kuliah di bidang teknik arsitektur. Sementara istri masih tetap urus anak dan rumah tangga.

Tahun demi tahun berganti, ternyata hasil desain sang suami banyak diminati oleh orang lain. Ia pun memutuskan berhenti bekerja dan memfokuskan diri untuk membuka usaha. Perjuangan panjang itu membuahkan hasil, sekarang suami sudah memiliki CV sendiri dan istri memiliki butik dengan penghasilan ratusan ribu hingga jutaan rupiah per harinya. Penghasilan mereka diatas teman-temannya yang bekerja sebagai karyawan atau pegawai.

“Dari kisah diatas, Kita harus bisa bangkit. Saat ini diuji oleh skenario Allah SWT, ada hadiah yang sangat besar menanti di masa depan, jika kita menjalankan dengan sabar dan terus berusaha”. Salam sukses.
(Kisah ini untuk mengingatkan saya agar selalu bersyukur, bersabar dan berusaha dalam jalani hidup. Abaikan perkataan orang lain).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *