Setelah Kandas Pacaran, Dokter ini Dapat Jodoh karena Bisul

Posted on 201 views

RODABERPUTAR.COM-Pacaran belum tentu sampai ke pelaminan, jangan terlalu berharap. Jodohmu itu sudah ditentukan oleh Tuhan. Banyak kisah orang-orang yang mendapatkan jodohnya sampai ke pelaminan, tak disangka-sangka.

Begitu juga kisah sepasang pengantin bahagia ini, ternyata mereka baru kenal seminggu. Nggak ada yang tahu. Nyatanya, Tuhan punya cara yang begitu unik untuk mempersatukan pasangan.

Konon, jodoh itu seperti magnet. Meski belum lama kenal, namun ada daya tarik menarik yang membuat mereka menemukan keyakinan hingga akhirnya saling bersatu. Hal itu juga dibenarkan oleh seorang dokter bernama Gia Pratama. Pria dengan follower Twitter 46 ribu ini membagikan kisah pertemuan pertamanya dengan sang istri yang bisa dibilang sangat unik. Saking uniknya sampai bikin netizen baper. Seperti apa sih kisahnya? Yuk simak.

Awalnya memiliki pacar finalis kontes kecantikan

dr Gia (dokumen pribadi)

Beberapa tahun lalu, saat dokter ini baru jadi dokter, ia sempat berpacaran dengan seorang perempuan yang namanya nggak disebutkan. Diceritakan oleh sang dokter, pacarnya ini memang sangat cantik, berpendidikan, dan tentu saja kaya. Dengan segala kelebihan itu, tentu saja dokter Gia bangga saat bisa jadi pacarnya. Kadang, dokter Gia sendiri bingung bagaimana cara mengimbangi segala kelebihan tersebut. Begitu bangganya dokter Gia pada pacarnya hingga ia ngepublish status hubungan tersebut di sosmed. Padahal, biasanya dokter satu ini paling anti pamer suatu ketidakpastian.

Deket juga sama keluarga sang pacar

Gia Pratama (dokumen pribadi)

Hubungan mereka begitu harmonis. Dokter Gia juga begitu dekat dengan orangtua si pacar, juga akrab dengan adik-adiknya yang ada empat orang. Sama seperti sang kakak yang pintar dan cantik, adik-adiknya juga nggak kalah pintar dan tentu saja baik. Dokter Gia sendiri bukan tipe orang yang pacaran tertutup, dalan artiam saat dia pacaran, selalu ada keluarga yang menyertai, hingga hubungan mereka bisa dibilang ‘sehat’.

Liburan ke luar negeri bersama keluarga

Dokter Gia Pratama (dokumen pribadi)

Hingga suatu hari, Dokter Gia dan sang pacar memutuskan untuk pergi liburan ke luar negeri, tepatnya ke beberapa negara di Eropa. Tentu saja liburan tersebut bukan hanya berdua dengan si pacar. Melainkan bersama keluarga masing-masing. Dokter Gia begitu bahagia dengan rencana liburan tersebut. Namun, ternyata masa tersebut adalah awal dari momen patah hati yang dokter Gia rasakan. Saat sampai di Swiss, Dokter Gia mengajak sang pacar ke Gunung Titlis. Awalnya Dokter Gia itu bakal jadi momen romantis. Namun justru sebaliknya, si pacar memutuskan hubungan dan meminta agar hubungan mereka hanya sebatas teman saja. Patah hati? Tentu saja! Dokter Gia mendeskripsikan rasanya seperti kena lima tombak sekaligus. Ngenes banget ya.

 Bertemu bapak-bapak yang kena bisul
Dokter Gia Pratama (dokumen pribadi)

Patah hati membuat dokter Gia kehilangan mood saat liburan di Eropa. Yah, pepatah bilang kalau di mata orang patah hati, semua tempat terlihat seperti neraka kan? Begitu pula yang dirasakan dokter satu ini. Sampai akhirnya, dokter Gia memutuskan kembali ke hotel. Di lobby, ia bertemu dengan seorang bapak-bapak yang duduk miring. Karena penasaran, Gia pun menghampiri bapak tersebut dan bertanya kenapa si bapak duduknya miring. Si bapak cerita jika ia terkena bisul. Di sini pula dokter Gia mengobati si bapak hingga sembuh dari bisulnya, kebetulan Gia memang membawa beberapa perlengkapan kedokteran. Alhasil, si bapak pengen dokter Gia kenalan dengan keponakanannya. Uhuy, apa secepat itu? Tentu nggak dong. Kan baru aja patah hati.

Bumi tetap berputar

Gia dan Syafira (dokumen pribadi)

Setelah mengalami hari-hari kelabu karena patah hati, dokter Gia pun mulai sadar jika bumi terus berputar. Ia pun mulai bertekat untuk bangkit dan tidak lagi meratapi nasib. Sejak saat itu, dokter mulai menghubungi nomor yang diberikan oleh bapak yang ditemuinya di lobby hotel. Setelah sebulan komunikasi, Dokter Gia pun datang ke rumah Syafira, menemui orangtuanya juga. Selama ini, dokter Gia tidak pernah percaya ada cinta pada pandangan pertama. Namun setelah melihat Syafira, seperti ada kemantapan dalam diri yang mengatakan: inilah jodohku. Walhasil, hanya berselang lima bulan sejak pertemuan pertama, mereka menikah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *