Setelah Ayah Meninggal, Remaja 14 tahun ini Jadi Kepala Keluarga dan Menikahkan Kakaknya

Posted on 70 views

RODABERPUTAR.COM-Ketika sang ayah tidak ada, maka tugas seorang anak lelaki  muslim di dalam rumah tersebut menjadi pengganti sang ayah. Ia harus bisa memberi bimbingan kepada saudaranya yang lain dan bahkan menikahkan saudaranya, meskipun usia masih remaja.

Seperti kisah Muhammad Amierul Adlie, remaja ini harus bertanggung jawab memandikan jenazah sang ayah di usia 14 tahun. Almarhum ayahnya, Basiran Ali menitipkan pesan sebelum meninggal kepada remaja tersebut untuk mengambil tanggung jawab menjadi kepala keluarga karena ia merupakan satu-satunya anak laki-laki dari 6 bersaudara.

Momen Muhammad Amierul Adlie menikahkan kakak perempuannya.

Tanggung jawab besar kembali datang kepada remaja asal malaysia ini, mungkin tak mampu dilakukan oleh anak-anak sebayanya atau orang yang lebih tua sekalipun. Agustus, sang ayah meninggal dunia. Sebulan kemudian, 22 September lalu ia harus memberanikan diri menjadi wali dalam pernikahan dua kakak perempuannya.

anpa rasa ragu dan gugup, Muhammad Amierul Adlie menjadi wali dalam majelis sakral tersebut, di mana kedua kakaknya, Nur Aina Basiran dan Nur Amirah Basiran melangsungkan akad nikah di Masjid Tun Syed Ahmad Al-Haj, Bukit Beruang, Melaka.

Kisah inspiratif remaja tersebut diposting oleh salah satu saudara di Facebook, Mohd Syukri Madnor pada Sabtu (29/9). Hingga kini, kisah bocah tersebut telah disukai ratusan orang.(*)

Sumber: Brilio,net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *