Kepala Polisi ini Disambar Sayap Pesawat yang Sedang Terbang

Posted on 12 views

RODABERPUTAR.COM-Brigpol Jackson Ferdinandus tidak menyangka pesawat Pelita Air C-GNWU akan bermanuver di atas kepalanya hingga membuat dirinya terluka.

Sayap pesawat yang dipiloti Matter Michael Garnet (53) menyerempet kepala Jackson. Kepala Jackson pun sobek dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Saat ini, polisi telah mengamankan Garnet untuk diselidiki lebih lanjut.

Brigpol Jackson saat menjalani perawatan di RSMM Caritas Timika, Minggu (2/12/2018)(KOMPAS.com/Irsul Panca Aditra)   Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Kronologi sayap pesawat menyerempet kepala Brigpol Jackson

Saat itu, korban bersama Aipda Irwan seusai melaksanakan pengamanan pemindahan BBM dari pesawat ke truk pengangkut BBM.

Pesawat yang dipiloti Matthew Michael Garnet (53) itu kemudian take off meninggalkan landasan bandara.

Namun, pesawat yang mengangkut BBM tersebut tiba-tiba mengarah kembali ke landasan dan bermanuver untuk menghindari truk pengangkut BBM dengan ketinggian hanya sekitar dua meter dari permukaan landasan.

Akibatnya, sayap pesawat mengenai kepala korban hingga mengalami luka sobek. Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Ilaga untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, karena luka yang dialami cukup serius, korban lalu dievakuasi ke RSMM Caritas Timika dan mendapatkan 17 jahitan.

“Kemungkinan pilot mau melakukan akrobat untuk menghibur masyarakat. Pesawat masuk kembali ke runway lalu bermanuver ke kanan untuk menghindari truk pengangkut BBM, kemudian mengenai saya karena pesawat itu sudah sangat rendah hanya beberapa centimeter dari landasan,” kata Jackson yang sudah 3 tahun bertugas di Polsek Ilaga.

“Ketika pilot pesawat mencoba untuk menaikkan pesawat sambil berbelok ke kanan, kemudian sayap sebelah kanan pesawat menyambar kepala korban,” sambung Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Minggu (2/12/2018).

2. Polisi amankan pilot asal Amerika yang dianggap lalai

Menurut Kombes Kamal, sebelumnya pada hari Jumat (30/11/2018), pihak Airnav dan Perhubungan Udara Bandara Aminggaru telah memberitahukan kepada seluruh maskapai bahwa operasional penerbangan, pada Sabtu (1/12/2018) dibuka pukul 07.00 WIT.

Namun, pesawat Pelita Air landing di Bandara Aminggaru pukul 06.15 WIT dan kemudian take off pada pukul 06.41 WIT tanpa sepengetahuan pihak Airnav maupun Perhubungan Udara Bandara Aminggaru, Puncak.

Usai insiden tersebut, penyidik Polri mengamankan pilot dan menjeratnya dengan pasal 359 KUHP karena kelalaiannya.

“Pilot yang berkewarganegaraan Amerika Serikat itu masih menjalani pemeriksaan dan dilarang untuk meninggalkan Kabupaten Mimika selama proses pemeriksaan,” ujar Kamal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *