Dulu Diejek Selalu Tinggal Kelas, Sekarang Jadi Pengusaha Berkelas

Posted on 56 views

RODABERPUTAR.COM-Pernah menemui teman yang bodoh dalam belajar di sekolah?. Tentunya pernah bukan?. Adakah anda mengejek atau mencela dia?. Jika pernah, coba anda baca kisah ini.

Saya punya dua orang kakak kandung, jarak umur keduanya, empat tahun. Diwaktu SD, Kakak saya yang pertama punya teman namanya Rizal. Pria ini memiliki kemampuan belajar yang sedikit lebih rendah dibandingkan teman-temannya yang lain. Alhasil, Ia harus menetap di kelas yang lama, bersama adik-adik tingkatnya.

Tidak cukup sekali, Rizal mengulang kembali tinggal ketika kelas lima. Karena sudah dua kali tinggal kelas, teman-temannya pun membuat gelar pada Rizal, dengan julukan si Kalaih (si Kelas). Gelar tersebut berlanjut  hingga SMP, hal itu disebabkan karena Rizal kembali tinggal kelas.

Gambar terkait

Walau demikian, Rizal tak patah semangat untuk terus menimba ilmu.  Ketika duduk di bangku kelas dua SMA, pria ini akhirnya satu kelas dengan kakak saya yang kedua, sudah tahu penyebabnya, karena Rizal lagi-lagi tinggal kelas.

Tahun demi tahun berganti dan ia pun berhasil menamatkan sekolah SMA dengan perjuangan panjang. Sebagian temannya melanjutkan studi ke bangku kuliah, sementara dia, tidak. Dirinya melanjutkan usaha orangtuanya berjualan sepatu di kaki lima.

Ya, hanya di kaki lima. Tahun terus berganti, teman-temannya sudah menamatkan kuliah dan bekerja, mulai dari pemerintahan hingga swasta. Dan ia, tetaap..jualan.

Kawan-kawan semasa sekolahnya bangga, karena sudah memiliki pekerjaan tetap. Padahal mereka bekerja sama orang lain. Sementara Rizal sendiri, memperkerjakan orang banyak.

Disaat hidupnya sederhana dilihat orang lain, namun ternyata si Kalaih saat ini sudah memiliki banyak investasi, mulai dari buka cabang dagangan sepatu dari satu pasar ke pasar lain, tanah, hingga membeli ruko untuk disewakan pada orang lain.

Menurut cerita dari kakak saya: kunci keberhasilan si Kalaih adalah berbakti pada orangtua, tekun dan selalu berbuat baik pada orang lain. So, mulai dari sekarang kita jangan merendahkan orang lain ya, karena yang tahu masa depan seseorang itu hanya Allah sang khalik. (*)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *